Rencana Strategis FIB

Rencana Strategis Fakultas Ilmu Budaya 2015-2019 ini disusun berdasarkan pada Rencana Strategis Universitas Halu Oleo dan Hasil Evaluasi Diri yang menggambarkan kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo. Rencana Strategis Fakultas Ilmu Budaya ini disusun sebagai landasan berpijak dan merupakan arah pengembangan Fakultas Ilmu Budaya dalam 4 tahun ke depan, Rencana Strategis ini juga dijiwai oleh kebijakan dasar Universitas Halu Oleo, sehingga arah pengembangan fakultas tetap searah dengan visi dan misi Universitas Halu Oleo.

Rencana Strategis Fakultas Ilmu Budaya UHO secara lengkap dapat dilihat melalui link berikut:

 

 

Rencana Strategis Universitas Halu Oleo 2020 - 2024

Universitas Halu Oleo (UHO) didirikan pada Tahun 1964 sebagai Perguruan Tinggi Swasta filial dari Universitas Hasanuddin Makassar. UHO diresmikan sebagai Perguruan Tinggi Negeri pertama di Sulawesi Tenggara pada tanggal 19 Agustus 1981 sebagai Perguruan Tinggi Negeri ke-42 di Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 37 tahun 1981, tanggal 14 Agustus 1981, yang terdiri dari empat fakultas yaitu: (i) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, (ii) Fakultas Ekonomi, (iii) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan (iv) Fakultas Pertanian.

Diusianya yang ke-39, UHO telah menorehkan berbagai capaian yang sangat penting dalam pengembangan organisasi antara lain: (1) Memiliki total 106 program studi; terakreditasi A sebanyak 15 program studi (14% dari total program studi), akreditasi B sebanyak 62 (59%) program studi, dan akreditasi C sebanyak 29 (27%) program studi; (2) Perolehan akreditasi institusi B sejak tahun 2015 oleh Keputusan BAN-PT Nomor: 803/SK/BAN[1]PT/VIII/2015. Upaya untuk memperoleh Akreditasi Unggul sementara dilakukan melalui reakreditasi institusi pada tahun 2020; (3) Pembukaan program studi baru, baik pada jenjang S1 (sarjana), S2 (master), dan S3 (doktor). Dalam Rencana Induk Pengembangan (RIP) UHO Tahun 2012-2045 (Peraturan Rektor Nomor: 2610/UN29/PR/2012), UHO menargetkan memiliki 115 Program Studi pada tahun 2045. Pembukaan Program Studi baru merupakan salah satu butir kebijakan dalam Kebijakan Kampus Merdeka sebagaimana yang diamanatkan pada Renstra Kemendikbud tahun 2020-2024; (4) Memiliki 15 fakultas, yaitu:(i) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), (ii) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), (iii) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), (iv) Fakultas Pertanian (FP), (v) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), (vi) Fakultas Teknik (FT), (vii) Fakultas Hukum (FH), (viii) Fakultas Kedokteran (FK), (ix) Fakultas Peternakan (FPt), (x) Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), (xi) Fakultas Kehutanan dan Ilmu Lingkungan (FHIL), (xii) Fakultas Ilmu Budaya (FIB), (xiv) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK), (xiii) Fakultas Farmasi (FF), dan (xv) Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian (FITK), serta 2 Program, yaitu: (i) Program Pascasarjana (PPs), dan (ii) Program Pendidikan Vokasi (PPV); (5) Pemberlakuan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) yang disesuaikan dengan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI); (6) Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan (RSP); (7) Pelaksanaan pendidikan karakter dan pembinaan kewirausahaan; (8) Penyediaan Asrama Bidik Misi berbasis akademik dalam spirit sosio-kultural; (9) Pendirian Museum Wallacea; (10) Pembuatan Kebun Raya; (11) Peningkatan kapasitas layanan internet kampus; (12) Peningkatan jumlah kerja sama nasional dan internasional dalam usaha pengembangan sumber daya manusia dan penguatan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi; serta (13) Suasana Renstra UHO Tahun 2020-2024 2 kampus yang aman, nyaman, asri dan hijau.

Rencana Pembangunan Pendidikan Nasional Jangka Panjang (RPPNJP) 2005-2025 telah dijabarkan ke dalam empat tema pembangunan pendidikan, yaitu Tema Pembangunan I (2005-2009) dengan fokus pada peningkatan kapasitas dan modernisasi; Tema Pembangunan II (2010-2015) dengan fokus pada penguatan pelayanan; Tema Pembangunan III (2015-2020) dengan fokus pada penguatan daya saing regional; dan Tema Pembangunan IV (2020-2025) dengan fokus pada penguatan daya saing internasional. Dalam konteks pengembangan internal UHO, Tema Pembangunan IV RPPNJP 2005-2025 diintegrasikan ke dalam Sasaran Pengembangan UHO Tahap IV (2020-2025) pada RIP UHO tahun 2012-2045 yaitu pencapaian daya saing dan kolaborasi di kawasan Asia Tenggara. Renstra UHO tahun 2020-2024 ini disusun dan mengacu pula pada Tema Pembangunan IV RPPNJP 2005-2025 tersebut.

Lebih lanjut, kondisi persaingan global pada Era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) saat ini menuntut UHO untuk melakukan percepatan pengembangan pada semua unit dan sektor kegiatan sehingga dapat dikenal dan diakui secara internasional. Pengakuan dunia internasional memiliki arti yang sangat penting untuk memperkuat daya saing lulusan UHO di pasar kerja internasional. Oleh sebab itu, RIP UHO Tahun 2012-2045 yang merumuskan: “menjadi 250 perguruan tinggi terdepan di dunia dalam IPTEKS untuk benua maritim, harmonisasi, dan kesejahteraan berkelanjutan”, merupakan hal mutlak yang ingin dicapai dalam menyongsong 100 tahun kemerdekaan Indonesia untuk mengambil bagian pada pencapaian Visi Indonesia 2045 yaitu Indonesia Maju.

Dalam rangka memastikan keberlanjutan program dan kegiatan yang telah dicanangkan pada Renstra UHO sebelumnya, Renstra UHO tahun 2020-2024 ini akan menjadi sumber informasi, alat komunikasi dan pedoman bagi semua unsur sivitas akademika dalam perencanaan kinerja, pelaksanaan kinerja, pengukuran kinerja, pelaporan kinerja, serta pengendalian dan evaluasi kinerja tahunan terhadap program/kegiatan selama lima tahun ke depan.

Pola Ilmiah Pokok (PIP) 

Mempertimbangkan wilayah Sulawesi Tenggara yang didominasi oleh kawasan pedesaan dan pulau-pulau, serta memperhatikan keberlanjutan PIP sebelumnya, maka PIP 2012- 2045 adalah “Unggul di Wilayah Pesisir dan Perdesaan”, dengan fokus pada “Pencapaian daya saing dan kolaborasi internasional, khususnya kawasan Asia Tenggara”

Unduh Rencana Strategis

Universitas Halu Oleo, Tahun 2020 - 2024