Arkeologi

Arkeologi

VISI
VISI PROGRAM STUDI ARKEOLOGI ADALAH “MENJADI PROGRAM STUDI ARKEOLOGI YANG PROFESSIONAL DAN MEMILIKI KEMITRAAN GLOBAL DALAM PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN, PENELITIAN, DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT SERTA MENGHASILKAN SDM YANG BERMORAL TINGGI, TERAMPIL, KREATIF, DAN INOVATIF DALAM MENGELOLA SUMBER DAYA ARKEOLOGI DI INDONESIA”.
MISI
Untuk mencapai visi di atas, Program Studi Arkeologi menetapkan misi sebagai beikut:
  1. Menguatkan sistem tata kelola program studi yang transparan dan akuntabel sehingga mampu memberikan layanan prima dalam pendidikan.
  2. Mengembangkan lingkungan yang nyaman, aman, dan berwawasan lingkungan dalam mendukung terselenggaranya tridharma perguruan tinggi.
  3. Menjalin kemitraan dan kerja sama dengan berbagaii stakeholder terkait di bidang Arkeologi, baik tingkat nasional dan internasional.
  4. Meningkatkan kemampuan akademik dangan mengembangkan pendidikan berbasis riset dan teknologi dengan memanfaatkan kajian lapangan dan laboratorium Arkeologi sehingga lulusannya mampu bersaing, dan beradaptasi dalam kancah lokal, nasional, dan global.
  5. Meningkatkan kompetensi dalam bidang Arkeologi Maritim di wilayah Indonesia
  6. Mendorong kemampuan pribadi mahasiswa yang handal, jujur, responsif, inovatif, mandiri, dan beretika dalam membangun karakter.
  7. Menerapkan hasil penelitian Arkeologi untuk pengembangan kesejahteraan institusi dan masyarakat.
TUJUAN
Tujuan penyelenggaraan pendidikan program studi Arkeologi FIB UHO adalah:
  1. Menjadikan program studi Arkeologi sebagai institusi yang transparan dan akuntabel sehingga mampu memberikan layanan prima dalam pendidikan.
  2. Membentuk program studi yang berwawasan lingkungan, nyaman, dan aman guna mendukung terselenggaranya tridharma perguruan tinggi.
  3. Menjalin kerja sama dengan berbagai stakeholder terkait di bidang Arkeologi, baik tingkat lokal, nasional, dan internasional.
  4. Meningkatkan kemampuan akademik dengan mengembangkan pendidikan berbasis riset dan teknologi dengan memanfaatkan kajian lapangan dan laboratorium Arkeologi sehingga lulusannya mampu bersaing dan beradaptasi dalam kancah nasional maupun global.
  5. Meningkatkan kompetensi dalam bidang Arkeologi Maritim di wilayah Indonesia Timur.
  6. Mendorong kemampuan pribadi mahasiswa yang handal, jujur, responsif, inovatif, mandiri, dan beretika dalam membangun karakter.
  7. Menerapkan hasil penelitian Arkeologi untuk pengembangan kesejahteraan institusi dan masyarakat.
SASARAN DAN STRATEGI PENCAPAIAN
Sasaran dan strategi pencapaian mengacu pada visi, misi, dan tujuan Program Studi Arkeologi, sedangkan strategi pencapaian dikemukakan berdasarkan tahapan kurun waktu  pencapaiannya. Adapun sasaran Program Studi Arkeologi adalah sebagai berikut:
  1. Menjadi Program Studi Arkeologi yang transparan dan akuntabel sehingga mampu memberikan layanan prima dalam pendidikan.
Strategi pencapaian sasaran:
  • Meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan dengan kualifikasi minimal S2 dan S3.
  • Pengembangan kurikulum yang sesuai kebutuhan program studi Arkeologi dan dunia kerja serta mengevaluasinya secara berkala minimal 2 tahun sekali.
  • Peningkatan jumlah lulusan dengan kualifikasi IPK rata-rata 3.0 dengan lama studi minimal 4 tahun.
  1. Menjadi program studi yang berwawasan lingkungan, nyaman, dan aman guna mendukung terselenggaranya tridharma perguruan tinggi.
Strategi pencapaian sasaran:
  • Meningkatkan iklim akademik (academic atmosphere) yang kondusif bagi pengembangan ilmu dan keterampilan.
  • Mendukung upaya-upaya penghijauan di lingkungan kampus untuk menciptakan suasana kampus yang nyaman.
  1. Menjadi program studi yang menjalin kerjasama dengan berbagai pihak stakeholder terkait di bidang Arkeologi, baik tingkat nasional dan internasional.
Strategi pencapaian sasaran:
  • Menjalin kerjasama dengan Balai Arkeologi dan Balai Pelestarian Cagar Budaya di IndonesiaTimur.
  • Menjalin kerjasama dengan Universitas berskala internasional yang memiliki kajian di bidang Arkeologi.
  • Menjalin kerjasama dengan Museum Provinsi Sulawesi Tenggara.
  • Menjalin kerjasama dengan instansi pemerintah yang terkait di bidang kearkeologian.
  1. Menjadi program studi yang memiliki kemampuan akademik yang berbasis riset dan teknologi dengan memanfaatkan kajian lapangan dan laboratorium Arkeologi sehingga lulusannya mampu bersaing, dan beradaptasi dalam kancah nasional dan global.
Strategi pencapaian sasaran:
  • Meningkatkan kuantitas praktek kuliah lapangan setiap mata kuliah terkait bidang Arkeologi.
  • Melibatkan mahasiswa dalam setiap penelitian Arkeologi, baik yang dilakukan dosen, maupun pihak-pihak lain.
  • Mengarahkan mahasiswa untuk aktif melakukan kajian Arkeologi dalam penyelesaian tugas mata kuliah dan skripsi.
  • Mempublikasikan hasil-hasil penelitian dosen dan mahasiswa dalam jurnaljurnal berskala regional, nasional maupun internasional.
  • Berperan serta aktif dalam setiap kegiatan-kegiatan ilmiah di bidang Arkeologi baik regional, nasional, dan internasional.
  1. Menjadi program studi yang memiliki kompetensi dalam bidang Arkeologi Maritim di wilayah Indonesia Timur.
Strategi pencapaian sasaran:
  • Melakukan pelatihan penyelaman yang melibatkan dosen dan mahasiswa untuk menunjang keahlian Arkeologi bawah air.
  • Menyediakan fasilitas yang mendukung kegiatan Arkeologi Maritim, seperti alat selam, alat dokumentasi bawah air dan GPS.
  1. Menjadi program studi yang mendorong pribadi mahasiswa yang handal, jujur, responsif, inovatif, mandiri, dan beretika dalam membangun karakter.
Strategi pencapaian sasaran:
  • Meningkatkan kegiatan-kegiatan yang bersifat kerohanian, keakraban dan kedisiplinan.
  • Mendorong mahasiwa untuk aktif mengikuti kegiatan-kegiatan Arkeologi di tingkat mahasiswa, baik yang diselenggarakan di dalam maupun di luar institusi.
  1. Menjadi program studi yang dapat menerapkan hasil penelitian Arkeologi untuk pengembangan kesejahteraan institusi dan masyarakat.
Strategi pencapaian sasaran:
  • Melibatkan masyarakat sekitar dalam penelitian-penelitian Arkeologi.
  • Hasil penelitian Arkeologi dijadikan sebagai data pendukung wisata sejarah dan budaya di lokasi penelitian terkait.
  • Hasil penelitian Arkeologi dijadikan sebagai bahan rujukan untuk penentuan kebijakan-kebijakan daerah dalam upaya pelestarian benda cagar budaya.

We usually reply with 24 hours except for weekends. All emails are kept confidential and we do not span in any ways.

Thank you for contacting us :)

Enter a Name

Enter a valid Email

Message cannot be empty

X